Tentukan Keinginanmu, Temukan Dietmu dan Dapatkan Hasilnya

fad_diets

Sumber gambar : welliamchallenge.wordpress.com

Posting ini saya tulis sebagai salah satu usaha untuk meluruskan kembali arti diet dari sudut pandang personal trainer dan klien. Mengapa? Sebagai seorang personal trainer bersertifikat, saya sering menemukan persepsi keliru makna diet dari klien saya dan “pemaksaan” makna diet dari rekan-rekan personal trainer lainnya.

Sebagai ilustrasi:

Klien A sedang dalam program fat loss dengan seorang personal trainer B, di suatu sesi latihan si A bertanya kepada PTnya “Bro, untuk masalah diet bagaimana ya? Latihan udah ngos-ngosan nih, kan ada baiknya ditambah diet biar hasilnya sempurna. Ada saran gak bro?”.

Sang PT pun menjawab “Diet bapak harus bersih dari gorengan, tidak ada santan, apalagi gula, untuk garam okelah masih boleh tapi kurangi ya. Sebisa mungkin bagi makanan menjadi 3x makan dan perbanyak snack time berupa buah-buahan atau sayur dan  selalu menjaga perut tidak boleh lapar sehingga bapak harus makan besar atau snack setiap 2 sampai 3 jam”

Mendengar jawaban si PT, A pun agak minder dan berkata “Berarti saya harus selalu membawa makanan khusus setiap kemanapun ya dan itu artinya makanan saya selalu hambar dong. Ehm .. berat juga ya bro”

PT pun berkata “ No pain no gain pak, setiap pengorbanan menghasilkan kemenangan. Bila bapak konsisten, six pack bukan mimpi lagi”

Si A pun akhirnya menyerah “ Saya puasa aja deh bro, diet alami”

Dan PT pun “Ya pak, nanti sia-sia loh latihannya”

End…..

Apakah ilustrasi diatas adalah salah? Jawabannya adalah bisa salah atau bisa benar, tergantung dari persepsi mana Anda melihat. Oke, saya jelaskan. Dari sudut A: apakah klien A sedang berusaha menjadi seorang semi atlet (semacam bodyfit) atau sekedar ingin berpenampilan baik, bila tujuannya bertubuh ramping dan sehat apakah perlu PT merekomendasikan diet binaraga kepada kliennya (diet yang ditampilkan di ilustrasi dikenal dengan sebutan diet binaraga). Dari sudut B: Apakah personal trainer B ini memiliki kualifikasi nutrisi sehingga dia mampu memberi “pemaksaan” kepada kliennya untuk menggunakan diet binaraga?

Terdapat dua masalah diatas yang berujung pada persoalan PERSEPSI DIET. Berdasarkan ilustrasi diatas, baik PT dan kliennya sama-sama tidak mengerti arti diet. PT hanya mengenal satu model diet yaitu diet binaraga dan memaksa keterbatasan pengetahuannya kepada kliennya sedangkan klien A justru menganggap tidak makan (puasa) adalah solusi terbaik dari ketakutannya terhadap beratnya diet binaraga. Bila sudah seperti ini, maka diet hanya terbatas pada diet binaraga atau menahan makan (atau hanya makan sedikit).

Oke…oke saya tidak ingin menyalahkan personal trainer yang mana juga merupakan profesi saya sendiri. Hanya saja, sebagai seorang personal trainer bersertifikat saya perlu kembali mengingatkan batasan kami dalam memberi nasehat kepada klien. Lembaga sertifikasi personal trainer dimanapun, sepengetahuan saya, sangat jelas membedakan antara personal trainer maupun personal nutrition sehingga personal trainer hanya sebatas memberikan masukan program latihan dan bukan program diet. Memang harus saya akui, ada beberapa lembaga sertifikasi yang memberikan materi sampai dengan dasar-dasar diet kepada para siswa-nya sebagai bekal untuk menghitung kebutuhan kalori dan sekali lagi bukan untuk membuat program diet. Sehingga bila personal trainer memberi nasehat program diet hendaknya dia menambahkan kualifikasinya sebagai seorang personal nutrition yang artinya orang tersebut memiliki dua kualifikasi dan sah-sah saja bila akhirnya ia mampu membuat program latihan dan program diet secara bersamaan.

Untuk personal trainer, saya anggap solusi terbaik adalah meng-upgrade pengetahuan dietnya dan syukur-syukur bisa menambah kualifikasi personal nutrition.

DAN SELANJUTNYA……Persepsi diet dari sudut pandang orang awam

Sebagai trainer bersertifikasi, saya sering mendapat pertanyaan seputar diet dari definisi diet yang salah. Ketidaktahuan, salah informasi bahkan anggapan masyarakat menjadi faktor pembentuk persepsi diet yang salah. Diet rendah karbo dan tinggi protein, diet tanpa garam, diet binaraga dan diet OCD merupakan diet yang sering dipertanyakan kepada saya. Pertanyaan yang paling umum adalah “mana diet yang paling bagus dan menghasilkan dengan cepat?”.

Apakah diet yang telah saya sebutkan adalah diet yang salah? Oh belum tentu. Bila tidak salah, mana yang paling benar? Maka jawabannya adalah tergantung program apa yang sedang Anda ambil.

Jadi, Apakah diet itu? Diet bukan berarti makan sedikit atau sama sekali tidak makan. Diet adalah PENGATURAN POLA MAKAN. Lalu sampai kapan diet harus dijalani? Jawabannya SEUMUR HIDUP. Selama manusia masih makan maka diet selalu ada. Anda tentu tidak bermimpi kan bahwa dengan makan segala sesuatu yang bisa dimakan namun masih tetap memiliki tubuh ramping (bahkan sixpack) atau memiliki kondisi tubuh maksimal tanpa penyakit? Bahkan diet OCD yang menghalalkan segala makanan masuk kedalam tubuh juga memiliki batasan berupa puasa maksimal 5 kalori dengan pola waktu tertentu.

Melalui postingan ini, saya ingin menunjukan kepada Anda bahwa diet adalah apa yang sedang Anda jalani. Sebagai contoh, 2 minggu kedepan Anda akan menghadiri sebuah pesta dimana terdapat banyak makanan enak dan tentu saja berlemak. Maka sebelum hari H datang dan Anda puas makan-makan, yang perlu dilakukan adalah diet terlebih dahulu dan setelah lewat hari H pun diet tetap dijalani sesuai pola program masing-masing.

Jadi….. TENTUKAN KEINGINANMU

  • Badan ramping dan sehat
  • Terbebas dari penyakit
  • Bertubuh atletis atau hendak menjadi semi atlet body fit dan binaraga

Apakah keinginan dietmu?

  • Pola normal, memiliki toleransi tinggi, sederhana dan simple, memiliki jangka waktu panjang dan tingkat keberhasilan 70%. Sebagai contoh diet pola ini masih memiliki toleransi menggunakan minyak goreng dengan catatan minyak baru, bisa makan donat, bisa makan jeroan dll.
  • Pola khusus, memiliki tujuan fat loss atau bodybuilding, memiliki tingkat kesehatan (seperti alergi atau pantangan terhadap makanan) tingkat keberhasilan 100% namun banyak yang gagal. Sebagai contoh diet ini sudah memberikan pantangan terhadap item-item makanan seperti melarang semua makanan yang digoreng, mengurangi gula, dan melarang beberapa item buah atau sayuran.
  • Pola spesial, lebih ditunjukan kepada atlet atau siapapun yang menginginkan perut sixpack dalam jangka waktu tertentu, tingkat toleransi rendah dan bahkan tidak ada, memiliki aturan baku sehingga tingkat keberhasilan 100% dan dijamin tidak pernah gagal. Sebagai contoh: pengolahan bahan baku hanya dengan merebus, tanpa gula dan garam, mengubah makan solid berupa dada ayam menjadi makanan cair.

Diet

Sumber gambar: ageless-fitness.com

Berikut program diet yang dikenal masyarakat, dilihat dari kelebihan dan kekurangannya:

  1. Diet Atkins

Program menghilangkan berat badan lewat konsumsi makanan rendah karbohidrat yang paling gencar dipasarkan dan, otomatis, yang paling terkenal. Program diet ini diadaptasi oleh Dr. Robert Atkins pada tahun 1960an dari sebuah program diet yang ia baca dalam Journal of American Medical Association. Ia kemudian menggunakannya untuk memecahkan masalah kondisi berat badannya yang kegemukan setelah menyelesaikan pelatihan sekolah kedokteran dan sekolah kedokteran spesialis. Setelah sukses merawat ribuan pasiennya, ia memopulerkan Diet Atkins dalam serial buku, dimulai dengan buku “Dr Atkins’ Diet Revolution” pada tahun 1972. Dalam buku tersebut yang telah direvisi, Atkins memperbaharui beberapa idenya mengenai program diet, namun tetap bertahan pada konsep aslinya

Kelebihan: Bila diet ini berhasil maka otot-otot akan bermunculan, sehingga diharapkan kehilangan lemak terjadi saat berat badan turun yang diganti dengan naiknya massa otot.

Kekurangan: Karenan diet ini mengedepankan konsumsi yang berlebihan pada protein maka diet ini harus dibarengkan dengan fitness baik cardio mauoun weight training (latihan beban). Dalam tiap gram protein yang Anda konsumsi terkandung lemak jenuh sedangkan lemak jenuh merupakan penyebab nomor satu serangan jantung dan stroke sehingga kesalahan memilih protein akan menyebabkan meningkatnya kadar LDL (kolesterol jahat) dan dapat membebani ginjal. Rasa letih dan perubahaan mood mendadak menjadi salah satu cirri jenis diet ini.

  1. Zone Diet

diet yang dipopulerkan oleh Barry Sears, Ph.D. Dia menyebut diet ini rencana diet 40-30-30. Maksudnya komposisi nutrisi yang baik terdiri dari 40% karbohidrat, 30% lemak dan 30% protein. Dengan membuat menu makan setiap orang didasarkan pada banyaknya aktivitas dan persentase lemak tubuh, Sears dengan sangat scientific menyodorkan sistem 40-30-30 yang dibutuhkan oleh setiap orang, la pun menjelaskan bahwa semua makanan yang kita makan berada di dalam “block”. Begitu Anda telah dapat menghitung kombinasi unik “block” Anda, maka setiap kali makan, makanan Anda harus sesuai dengan “block” tersebut. Dengan cara itu, maka tubuh akan menampilkan performa puncaknya atau mencapai the Zone.

The zone yang dimaksud oleh Sears adalah keadaan dimana hormon di dalam tubuh anda bekerja seimbang. Ketika level insulin seimbang, glikogen tidak terlalu tinggi atau rendah, maka zat kimia yang bersifat anti peradangan dilepaskan oleh tubuh. yang dapat membantu untuk meringankan peradangan tubuh.

Menurut Sears, tubuh manusia tidak bisa menyimpan lemak dan membakarnya dalam waktu yang bersamaan, oleh karena itu diperlukan waktu untuk merubah tubuh dari keadaan menyimpan menjadi membakar lemak dengan menggunakannya sebagai sumber energi.

Sears menyebut konsumsi lemak penting untuk membakar lemak. Lemak tak jenuh tunggal membuat seseorang merasa kenyang dan mengurangi kecepatan karbohidrat diserap ke dalam darah. pengurangan kecepatan penyerapan karbohidrat berarti kadar insulin yang lebih rendah yang berarti kurangnya jumlah lemak yang tertampung dan terjadinya perubahan yang lebih cepat untuk membakar lemak. Jika seseorang tidak bisa membakar lemak karena kadar insulin mereka tinggi, orang tersebut akan merasa capek karena tubuh mereka kelaparan. Yang akhirnya akan meningkatkan keinginan untuk makan makanan yang manis-manis.

Sears mendeskripsikan agar anda makan protein sebanyak telapak tangan anda, sebanyak mungkin sayuran yang bisa anda makan untuk memperoleh vitaminnya, karbohidrat yang cukup dan cukup lemak tak jenuh tunggal untuk mengurangi perasaan lapar.

Kelebihan : Hormon menjadi seimbang dan nafsu makan berlebihan dapat dikontrol.

Kekurangan : Berat badan turun secara perlahan karena keberhasilan hanya tampak pada pengontrolan nafsu makan

  1. South Beach Diet

Metode diet yang dimulai di Miami, Florida oleh kardiologist atau dokter jantung bernama Arthur Agatston yang menekankan konsumsi karbohidrat baik dan lemak baik. Dr. Agatston mengembangkan diet ini semula untuk program pengaturan makan bagi pasiennya untuk mengurangi resiko penyakit jantung.

Dr. Agatston percaya bahwa konsumsi yang disebut karbohidrat jelek, yaitu karbohidrat yang sangat cepat diserap tubuh ditemukan didalam makanan yang mempunyai tingkat glikemik tinggi, membuat seseorang menjadi resistan terhadap insulin yang mengakibatkan insulin tidak dapat memproses lemak dan gula secara sempurna. Dr. Agatson juga percaya bahwa konsumsi lemak jelek berlebih seperti lemak jenuh dan lemak trans akan meningkatkan resiko penyakit kardiovaskular

Pola makan

Proses south beach diet secara umum dibagi menjadi tiga fase. fase pertama adalah tahap yang paling ketat. Tahap ini berlangsung selama sekitar 2 minggu. Dalam fase pertama ini south beach diet akan berusaha menghilangkan kekebalan insulin anda dengan membatasi anda untuk makan hanya makanan yang memiliki tingkat glikemik yang rendah dan menghindari makanan seperti permen, roti, kentang, buah-buahan, sereal dan tepung. Di dalam fase ini dr. agatston mengatakan bahwa tubuh akan kembali normal dan mulai menggunakan lemak berlebih dalam tubuh. proses ini akan menurunkan berat badan anda sampai sekitar 6kg dalam 2 minggu.

Fase I

Dalam dua minggu pertama anda hanya boleh makan ukuran normal dari daging, ikan, sayuran, telur, keju dan kacang-kacangan. Anda makan tiga kali sehari ditambah dengan snack. Setelah melewati fase ini anda tidak akan mendambakan gula lagi.

Manfaat yang diperoleh adalah : mengakhiri keinginan untuk menyantap camilan bergula dan karbohidrat lainnya, memperbaiki kemampuan tubuh untuk memproses gula dan pati dengan baik. Mulai memperbaiki kadar gula dalam darah, insulin dan kolesterol dalam darah.

Yang tidak boleh dimakan : permen, cake, kue kering, es krim, gula, roti, nasi, kentang, pasta, buah, jus buah, bir, atau minuman beralkohol lainnya.

Yang boleh dimakan : daging sapi tak berlemak, sirloin, tenderloin, dada ayam, dada kalkun, ikan dan kerang, sejumlah besar sayur, telur, keju dan yoghurt rendah lemak, kacang-kacangan, minyak zaitun, minyak canola, minyak kacang tanah, teh dan kopi tanpa gula

Fase II

Di dalam fase dua ini lama yang diperlukan adalah sampai tubuh kita mencapai berat ideal, jika kita melanggar dan berat badan naik lagi, diperbolehkan untuk kembali ke fase 1 untuk sementara. Di dalam fase dua ini mulai diperbolehkan untuk mengkonsumsi karbohidrat bagus seperti nasi merah, gandum dan buah.

Manfaat : terus memperbaiki kadar kolesterol dengan cara meningkatkan kadar kolesterl bagus HDL dan menurunkan kolesterol jelek LDL dan trigliserida serta dengan meningkatkan ukuran partikel LDL. Juga, tubuh kita akan bisa dengan baik memproses karbohidrat yang dimakan karena kita menyantap karbohidrat bagus dan dalam jumlah yang benar.

Makanan tambahan yang diperbolehkan : karbohidrat bagus yang dipilih dengan bijak dan dalam porsi sedang, misalnya nasi merah, pasta dan roti gandum, sereal kaya serat, buah seperti beri dan melon. Coklat hitam.

Fase III

Fase 3 adalah fase yang dilakukan seumur hidup, jika berat badan mulai naik, diperbolehkan untuk kembali ke dalam fase 1. Tujuan dari fase 3 ini adalah mempertahankan berat badan yang sudah dimiliki.

Manfaat : menjaga agar resiko terserang diabetes dan penyakit jantung tetap rendah.

Makanan tambahan yang diperbolehkan : makanan biasa dalam porsi yang wajar, serta sambil mengingat beberapa aturan pokok south beach diet.

Kelebihan : Kadar kolesterol dan gula semakin membaik

Kekurangan : Karena pada fase pertama terjadi penurunan drastis pada berat badan, cenderung orang akan memperpanjang fase ini. Akibatnya akan terjadi diet yoyo, dimana tubuh akan resisten terhadap diet dan berat badan akan naik kembali.

  1. Food Combining

Salah satu pola diet koreksi yang banyak digunakan oleh para dokter naturopati untuk penyembuhan. Namun, sekarang masih terjadi perdebatan mengenai manfaat diet ini.

Diet ini dikenalkan oleh Dr. William Howard hay, yang mempunyai prinsip dasar sebagai berikut :

1. Makanan yang mengandung protein tinggi, misal daging, ikan, telur dan keju

2. Makanan pembentuk basa, misal buah-buahan dan sayuran

3. Makanan yang mengandung karbohidrat tinggi, misal gandum, beras, roti, pasta dan gula

Penggabungan makanan dari daftar a dengan daftar c akan membuat tingkat keasaman tubuh menjadi semakin tinggi, karena itu Dr. Hay menyarankan pemisahan makanan dengan cara kombinasi.

Kelebihan : Sistem tubuh akan kembali normal dan kesehatan akan semakin membaik setelah 2 minggu.

Kekurangan : Sulitnya diet ini diaplikasikan diluar rumah atau bagi seseorang yang memiliki kesibukan kerja.

  1. Detox Diet

Diet detoks adalah diet jangka pendek yang mempromosikan penghapusan racun dari tubuh. Hal ini dilakukan dengan meminimalkan konsumsi bahan kimia dan menekankan pada makanan yang kaya nutrisi, vitamin dan antioksidan. Ada diet detoks yang dapat diambil untuk satu hari sampai beberapa minggu.

Aturan diet ini

a)      Memperbanyak minum air, buah-buahan dan sayur-sayuran herbal

b)      Semua makanan yang menghambat kerja organ hati, seperti kafein dan alcohol dihindari

c)      Menghindari semua makanan olahan daging dan susu

d)      Puasa dianjurkan untuk membantu proses detoks

e)      Membatasi jumlah kalori yang masuk untuk penurunan berat badan

Kelebihan : Pada minggu pertama memberikan hasil yang sangat memuaskan terutama bagi seseorang yang mengharapkan penurunan berat badan dengan sangat cepat.

Kekurangan : Diet ini masuk dalam kategori ekstrim, karena bagaimanapun tubuh tetap membutuhkan karbohidrat, protein, lemak, mineral, vitamin dan air untuk melakukan fungsi normal tubuh. Diet ini bahkan memaksa tubuh masuk zona malnutrisi

  1. Zig-Zag Diet

Jenis program diet yang menerapkan kontrol porsi makanan dan konsumsi berseling antara makanan rendah kalori (berprotein tinggi) dan tinggi kalori, tidak menekankan untuk menghindari makanan-makanan yang biasa dijauhi pada program diet konvensional. Sementara ide dasarnya adalah untuk mengakali metabolisme tubuh agar membakar lemak sebagai energi dan bukan otot yang dibakar untuk kebutuhan tubuh

Prinsip dasar

Zig-zag diet menerapkan pola siklus zig-zag (berseling) antara makanan rendah kalori dan tinggi kalori. Sebagai contoh, terapkan pola makan 5 hari low carb lalu diikuti 2 hari high carb (5 dan 2). Atau bisa dimodifikasi menjadi 6 hari low carb dan 1 hari high carb (6 dan 1) atau bisa juga 3 dan 2. Cobalah berkesperimen sendiri dan cari rasio low carb dan high carb yang paling cocok untuk tubuh Anda

Pada saat low carb day pilihah makanan berkarbohidrat rendah tingkatkan konsumsi protein Anda. Sebaliknya saat high carb day pilihlah makanan berkarbohidrat tinggi, kurangi konsumsi protein lebih sedikit daripada saat low carb day

Zig-zag diet tidak menerapkan pola makan tiga kali makan sehari, tetapi menggantinya dengan makan 6-7 kali sehari porsi lebih kecil dalam jangka waktu yang sama.

Makan dalam jangka waktu pendek, 2-3 jam sesudah makan utama, jumlah karbohidrat harus lebih banyak daripada lemak sehingga membuat tubuh terus bermetabolisme daripada menyimpan sebagai lemak. Tubuh juga cenderung lebih membakar timbunan lemak daripada otot.

Kelebihan : Mampu menjaga keseimbangan antara target membakar lemak dan keinginan untuk memperoleh massa otot. Diet ini mengklaim tidak akan membakar otot saat terjadi pembakaran lemak karena proses perubahan atau pergeseran kalori yang diterapkan.

Kekurangan: Karena diet ini menitikberatkan pada pembakaran lemak dan pembangunan massa otot, maka bagi Anda yang menginginkan penurunan berat badan berdasarkan kilogram secara ekstrem akan merasa kecewa (bisa jadi kg pada timbangan tidak akan berubah sama sekali)

  1. Diet tanpa garam (diet mayo)

Diet paling ampuh termasuk yang paling tidak disarankan karena bisa berakibat fatal bagi kesehetan. Diet ini dilakukan selama 13 hari dengan menghilangkan unsur garam pada segala sesuatu yang dimakan, bila dalam kurun waktu 13 hari tersebut tenyata terjadi penyimpangan maka diet ini harus diulang dari hari pertama walaupun diet hampir selesai (penyimpangan terjadi di hari ke-12).

Pelaku diet akan mengalami kekurangan mayor mineral sodium atau natrium yang lebih dikenal dengan sebutan garam. Kekurangan ini menyebabkan kantuk, depresi, kejang bahkan koma.

SYARAT :

1. Satu hari minum 8 gelas besar air putih (jangan air es), kurang lebih 2 liter air putih

2. Daging bistik digoreng dalam Danish Butter/Minyak Jagung/Butter unsalted (tawar)

3. Sayuran biasanya 1 ikat bayam, jangan direbus terlalu lama (tanpa garam), dan selada dimakan mentah

4. Makan malam terakhir pk. 18:00

5. Air putih dapat diminum setiap jam

Kelebihan : Diet ini telah diuji, bahwa keadaan kimia didalam tubuh semakin membaik sehingga tidak ada kemungkinan untuk bisa menjadi gemuk lagi. Namun perlu diingat setelah hari ke-14 makan secara normal kembali (tidak berlebihan)

Kekurangan : Diet ini sangat sulit dilakukan dan bila salah aplikasi justru dapat menggangu kesehatan.

  1. Diet Paleo

Diet Paleo adalah pengaturan pola makan kita mengikuti sebagaimana nenek moyang kita makan, maksudnya disini adalah bagaimana awal mula dari nenek moyang kita sebelum peradaban dimulai. Paleo adalah diet (pengaturan pola makan) dengan menggunakan prinsip-prinsip yang pada jaman dahulu kala dipakai oleh pada nenek moyang kita di jaman batu, jadi diet paleo adalah makan seperti yang dimakan oleh manusia manusia gua. Tapi tunggu dulu, itu bukan berarti kita harus menyantap makanan mentah seperti mereka, tentunya kita telah mengalami banyak sekali evolusi dan tentu saja kita memiliki struktur pengolah makanan yang telah berbeda dengan mereka.

Kelebihan: Diet ini telah diteliti dan diklaim mampu menurunkan berat badan dalam waktu 7 hari

Kekurangan : Selamat tinggal pada makanan umbi-umbian

  1. Diet ODC

Diet ini dipopulerkan oleh Dedy Corbuzier, walau sebenarnya diet ini telah lama dikenal di Amerika Serikat dengan sebutan Warrior Diet. Pada prinsipnya diet ini tidak melakukan sarapan pagi dan melakukan puasa berjangka (IF) sehingga penurunan berat badan di peroleh dari kekurangan kalori yang masuk. Diet ini termasuk ekstrim, karena memotong kalori masuk secara mendadak sehingga tubuh kaget dan bila terus dilakukan berulang kali maka bisa memaksa pelaku diet ke zona malnutrisi.

Kelebihan: Karena pada prinsispnya memotong kalori yang masuk dengan sangat ekstrim, maka penurunan berat badan akan terlihat sangat cepat.

Kekurangan: Bagi pelaku diet yang telah terbiasa tidak sarapan pagi dan terbiasa puasa maka tubuhnya akan resisten sehingga unsur kejutan berupa pemotongan kalori tidak lagi memberikan efek kepada tubuh.

Setelah penjelasan panjang kali lebar beberapa diet yang terkenal di masyarakat umum (belum termasuk diet ala binaraga yang kelak saya jelaskan bila ada waktu) diharapkan setelah membaca posting ini, Anda dapat memilih diet sesuai dengan memperhatikan keinginan diet, tujuan diet dan program diet seperti apa yang paling bisa Anda terapkan dalam jangka waktu panjang.

Semoga berhasil.

Suplemen Fitness, apakah HALAL?

Sudah lama pertanyaan ini muncul dalam benak saya, tepatnya diawal saya memutuskan menggunakan suplemen sebagai alat bantu membesarkan otot. Awalnya saya tidak terlalu ambil pusing karena suplemen yang saya gunakan saat itu hanya berkisar whey dan turunannya seperti isolate, … . Berdasarkan bahan pembuatan whey, insya allah saya yakini bahwa suplemen jenis whey halal untuk dikonsumsi terlepas apakah di pabrik pembuatannya sono saat pencampuran bahan berada di satu mesin yang sama dengan produk lain yang menggunakan bahan haram.. entahlah.
Cukup lama pertanyaan ini raib entah kemana dan tiba-tiba kembali muncul saat saya harus menggunakan produk tambahan pelengkap whey seperti BCAA, Creatine, Fat Burner dan lain-lain. Produk tambahan ini harus saya konsumsi untuk mempercantik penampilan otot saat body contest. Saat mengecek kandungan bahan pada Glutamine sebuah merk suplemen, terbaca satu kandungan yang bernama GELATIN. Sepengetahuan saya gelatin adalah bahan yang terbuat tulang babi atau sapi melalui proses kimia.
Saat membaca gelatin tersebut karena saya membutuhkan tambahan suplemen, saya belum berpikir apakah suplemen itu haram atau halal. Tapi kali ini berbeda, sebagai muslim saya harus lebih memperhatikan kualitas halal atau haramnya makanan yang masuk ke dalam perut sehingga fokus saya tak lagi soal makanan sehat namun juga suplemen halal.
Langkah pertama yang saya lakukan adalah mencari tahu perbedaan gelatin yang berasal dari sapi atau babi, dari pencarian ini saya akhirnya mengetahui bahwa ada kode tertentu yang harus dicantumkan pada label produk. Setelah mengetahui hal ini, saya lakukan pengecekan pada produk Creatine dari 4 merk berbeda (merk suplemen sengaja saya rahasiakan). Hasilnya adalah tidak ada pencantuman kode pembeda seperti yang dipersyaratkan.
Bila langkah pertama masih belum memberi kepastian, maka selanjutnya langkah kedua adalah menghubungi teman-teman marketing dari distributor suplmen (sekali lagi, siapa saja distributornya tetap saya rahasiakan). Pertanyaan saya ke teman-teman marketing cukup sederhana yaitu “mas bro, tanya. Apakah suplemen A atau B di sertifikasikan halal atau tidak?”. Jawaban “Kalo sertifikat halal sih belum mas, tapi kalo BPOM sih pasti dan hasilnys dari produk kami semuanya aman”.
Oke… hasil langkah kedua pun hanya menambah rasa was-was. Dengan terpaksa, saya mengambil langkah ketiga… yaitu mengeliminasi semua produk yang menggunakan gelatin. Sederhananya, produk dalam bentuk CAPS atau kapsul pasti terdapat bahan gelatin. Hasil dari langkah ketiga ini saya menyingkirkan beberapa produk dari lemari makan saya dan faktanya hampir semua fat burner yang pernah saya konsumsi maupun yang beredar di pasaran disajikan dalam bentuk caps.

Bila ada rekan-rekan yang mengalami hal yang sama seperti saya, bisakah berbagi info mengenai gelatin di seputar suplemen impor (tak hanya suplemen fitnes). Semoga bisa jadi ajang berbagi.

UPDATE…..
1. Twinlab, telah disertifikasi halal oleh IFANCA.
2. Ultimate Nutrition, beberapa produk whey nya telah di sertifikasi halal oleh IFANCA.
3. Dymatize, berdasarkan keterangan dari distributor indonesia bahawa produk Dymatize telah disertifikasi halal selain dari IFANCA.
4. BSN, untuk produk Endoburn, Thermonex, Atrophex dan Cheaters relief ada indikasi menggunakan gelatin yang beràsal dari babi (sumber customer service manager)

Update 2 Jan 14
5.Magnum, telah disertifikasi dari canada ( Sumber : PT. Nutrindo Jaya Sentoso)

Tunggu update selanjutnya ya..

Tantangan 45 Hari bersama Fitness For Men Magazine Indonesia

IMG_20130901_111943

Sering mendengar pertanyaan “kalo udah sixpack, lalu apa lagi? Buat apa sih sixpack gitu?” dan sering dari kita (sebagian besar) menjawabnya dengan “Hidup sehat itu lifestyle, sixpack adalah bonusnya”.  Jawaban tersebut tentu benar adanya karena hidup sehat seharusnya menjadi gaya hidup. Namun, bagi sebagian orang “gaya hidup” kurang mampu memberi motivasi untuk meraih sixpack sehingga tidak jarang bagi sebagian orang melakukan hal curang di program dietnya atau malah gagal ditengah jalan di program fatloss. Lalu apa motivasi terbaik? Saya membayangkan apa motivasi Arnold mampu berlatih 7 hari dalam seminggu dengan intensitas super tinggi padahal secara genetika Arnold memiliki gen super. Atmosfer Kompetisi dugaan saya.

Oleh karena itu saat membaca Fitness For Men Magazine Indonesia mengadakan 45 days Sixpack Challenge, tanpa ragu saya mengikutinya. lalu apa itu 45 days Sixpack Challenge? Tantangan ini diberikan oleh FFM (Fitness For Men) kepada pria yang bertubuh atletis untuk memiliki six pack dalam kurun waktu 45 hari.

Akhirnya?

IMG_20130901_085848IMG_20130901_085905

Yup pada Minggu tanggal 1 September 2013 saya diundang oleh Fitness For Men Indonesia Magazine, dengan berbekal rasa percaya diri dan  tiket pulang pergi pesawat Lion Air saya berangkat dari Semarang menuju ke lokasi pengukuran dan pemotretan di Celebrity Fitnes Kota Kasablanka.

IMG_20130901_090929

Setiba di tempat registrasi ulang, tekanan kompetisi mulai terasa padahal acara hari ini hanya pengukuran dan sesi pemotretan saja. Tidak kurang ada 100 peserta membuat antrian di depan meja registrasi. Beruntung bagi saya, yang bertugas melakukan registrasi adalah 2 wanita cantik sehingga perhatian saya teralihkan dari kompetisi.

Dan….

IMG_20130901_095005

Saya mendapat no urut 54.

Kompetisi pun dimulai, doakan saya. Selama 45 hari kedepan saya akan mempostingkan perjuangan saya. Dan bagi Anda yang membaca ini, mohon dukunganya di twitter @rizkykusmaryono dan @FitnessForMenID

Fakta dan Kontroversi Obsessive Corbuzier Diet

Saatnya kita berbicara tentang Fakta dan Kontroversi mengenai OCD alias Obsessive Corbuzier Diet. 2 posting terdahulu telah membahas mengenai apa itu Obsessive Corbuzier Diet (http://oerdha.wordpress.com/2013/08/04/obsessive-corbuziers-sebuah-diet-shaolin-ala-deddy-corbuzier/) dan sedikit review dari pengalaman saya menjalankan OCD. Nah kali ini dengan semangat BELAJAR (open mind), kita akan membahas OCD dari sisi kontroversinya sekaligus mengungkap kenyataan bahwa OCD tak semudah yang dibayangkan.

Saya teringat kata-kata Deddy Corbuzier saat itu, “Di zaman koboi, kalo kita berbicara mengenai besi dengan berat berton-ton bisa melayang diangkasa pasti kita dianggap gila. Sekarang kita menganggap normal hal itu yang kita sebut pesawat” artinya pengetahuan tidak akan habis.. hadapilah.

Fakta

  • Obsessive Corbuzier Diet bukan hal yang baru

Pada tahun 2006 atau 2007 saya lupa tepatnya, dunia bodybuilding amerika gempar seperti yang terjadi di Indonesia saat ini. Ada satu metode diet yang ditawarkan oleh Ori Hofmekler yang memicu kontroversi dikalangan bodybuilding kala itu. Metode itu disebut intermittent fasting namun lebih dikenal dengan sebutan Warrior Diet. Seperti apa Warrior Diet itu? Yup persis sama dengan Obsessive Corbuzier Diet.

Pada warrior diet terdapat 2 periode makan yaitu periode undereating (kalo OCD menyebutnya sebagai puasa) dan periode overeating (OCD menyebutnya jendela makan) plus dengan dilarang sarapan pagi.

warriordiet

Dugaan saya, Deddy Corbuzier saat melakukan riset mengenai puasa ala shaolin menemukan banyak hal pada metode diet ini yang mampu menjawab segala pertanyaan beliau. Lalu mengapa namanya sekarang menjadi Obsessive Corbuzier Diet? Silahkan tanyakan pada Deddy sendiri.

The Warrior Diet

Lalu bagaimana perkembagan Warrior Diet? cek aja ya di goggle hehehe…

  • Obsessive Corbuzier Diet bisa memasukan apa saja tanpa memikirkan kalori

Awalnya di ebook edisi 1.2, Deddy memperbolehkan memakan apa saja asal tidak rakus saat di jendela makan dan boleh mengkonsumsi rendah kalor di saat puasa. Namun di ebook edisi 3, Deddy menyarankan mengkombinasikan antara makanan sehat dan junk food termasuk melarang kalori yang masuk selama berpuasa.

Mengapa bisa terjadi perubahan? Dugaan saya adalah penyempurnaan metode.

Faktanya menurut Dr. Fredy Wilmana, hal yang terpenting dari diet adalah pengaturan kalori.

  • Obsessive Corbuzier Diet bisa berhasil tanpa olahraga

Ini dia biang keroknya, entah bagaimana orang memiliki persepsi bahwa Obsessive Corbuzier Diet adalah diet tanpa olahraga! Banyak email yang masuk yang mengatakan bahwa mereka terbebas dari “kegiatan fisik yang tidak menyenangkan” (-_-). Pembenaran dari hal ini berdasarkan kutipan dari ebook versi 1.2 yaitu PERUT DI BUAT DI PERUT BUKAN DI GYM.

Kalian tahu? Hampir setiap email yang masuk berisikan rasa syukur bahwa tidak perlu berolahraga lagi karena ada Obsessive Corbuzier Diet membuat saya frustasi. Beruntung di ebook versi 3, Deddy memberi fokus lebih pada latihan beban metode HIT dan tekniknya yang disebut O7W.

Faktanya adalah setiap metode diet dengan fokus fat loss akan lebih efektif bila dikombinasikan dengan latihan angkat beban. Jadi jangan pake alasan apapun lagi untuk menghindar dari latihan angkat beban.

  • Tidak adanya komitmen

Banyak email yang diterima oerdha menyatakan ketertarikannya mengenai Obsessive Corbuzier Diet dan ingin segera memulai metode diet namun kenyataannya sering sebuah metode diet tidak memberi hasil alias gagal lebih disebabkan karena tidak adanya komitmen dari pelaku diet. Sayangnya, setelah gagal diet seseorang cenderung akan menyalahkan bahwa metode dietnya salah dibandingkan mengintropeksi diri.

Jadi teringat om Andik dan Bude Ira nih (Ayo alasan apa lagi!)

Kontreversi

  • Tidak ada menu sarapan alias skipping breakfast.

Pro; Beberapa email mendukung hal ini dengan menceritakan pengalamannya saat bekerja terpaksa tidak sarapan namun hal ini justru membuatnya tidak lapar sampai dengan jam makan siang atau ada juga email yang mengklaim bahwa dengan sarapan menyebabkan mulut sudah mencicipi glukosa yang justru memberi reaksi lapar.

Kontra: sedangakan email yang menentang menceritakan pengalaman shaum (puasa) dibulan ramadhan memberikan efek lemas dan tak bertenaga, ada juga email yang mengatakan bahwa walaupun sering shaum (puasa) senin-kamis tetap saja efek lemas dan tidak bertenaga selalu menyerang.

Kesimpulannya? Ini semua sugesti.

Harus diakui, penelitian mengenai manfaat sarapan lebih banyak dibandingkan penelitian mengenai keburukan sarapan. So.. saya ambil jalan tengah saja, adakah ahli nutrisi pendukung OCD yang ingin melakukan penelitian mengenai keburukan sarapan? Bila ada mohon sharing ya.

  • Makan apa aja tanpa perlu memikirkan kalori

Awalnya Deddy Corbuzier tidak merinci apa yang disebut dengan “makan apa saja di jendela makan asal tidak rakus” nah hal ini membuat beberapa calon pelaku diet bingung dan terpaksa bertanya kepada saya (nah loh,,,). Pertanyaan yang sering ditanyakan adalah “makanan apa saja itu berarti makan sembarangkan? Dan beberapa kali makan yang tidak disebut rakus?” hal ini pulalah yang membedakan OCD dengan warrior diet, pada warrior diet untuk urusan makanan tetap dijaga kualitasnya.

Kontra: Ingat pepatah ini? Training is easy but eating clean is hard. Artinya menjaga kualitas makanan lebih susah dibandingkan dengan latihan. Dengan memasukan semua makanan tidak sehat berarti anda memasukan sampah kedalam tubuh. Lalu tanpa menghitung kalori? Bagaimana mungkin diet ini berhasil bila kalori yang masuk lebih besar dibandingkan dengan keluar? Woi ini akan jadi timbunan lemak.

Dr. Fredy Wilmana, salah satu tamu yang diundang oleh Deddy dalam hitam putih sesi OCD menyebutkan bahwa yang terpenting dari diet adalah pengaturan kalorinya. Singkatnya kalori harus seimbang antara yang masuk dan keluar.

So pada ebook versi 3 Deddy menyarankan mengkombinasikan antara makanan sehat dan junk food termasuk melarang kalori yang masuk selama berpuasa.

Saran saya: bila Anda memilih metode OCD, ada baiknya bila sudah berpengalaman dengan makanan sehat ya lakukan OCD dengan makanan sehat sedangkan bila Anda belum sanggup untuk memakan makanan sehat dan ingin menikmati hidup (alasan paling banyak diutarakan) gunakan pedoman TIDAK BOLEH RAKUS.

Kesimpulannya..

Daripada ribut membahas mana yang salah, sebaiknya kita ilustrasikan bahwa metode diet adalah sepeda motor dan tujuan diet adalah tempat yang ingin kita datangi. So, daripada harus rebut memilih sepeda motor jenis dan merk apa untuk menuju tempat yang kita datangi. Bukankah yang terpenting rasa nyaman melakukan diet itu sendiri? Karena bagaimanapun kita adalah pribadi yang berbeda bukan..

Saya pribadi, telah mencoba OCD dan merasakan hasilnya seperti yang tertulis pada posting saya sebelumnya. Tapi apakah saya memilih OCD? Bagi saya diet adalah sebuah gaya hidup jadi selama saya makan pasti selalu diet karena hal itu pula saya lebih memilih menggunakan metode diet yang paling nyaman bagi saya yaitu kebutuhan kalori per harian saya dibagi menjadi 5-7kali makan.

Silahkan bagi teman-teman yang semula berdiet makan berkala, soutbeach diet atau food combination diet untuk beralih ke OCD atau sebaliknya. Toh, yang terpenting komitmen diet, latihan beban dan istirahat yang cukup pasti ada hasilnya.

Tantangan Obsessive Corbuzier’s Diet

Semenjak mem-posting Obsessive Corbuzier’s Diet, Oerdha banyak menerima kunjungan. Ada yang hanya sekedar membaca tanpa meninggalkan jejak, ada juga yang meninggalkan beberapa komentar. Email oerdha di oerdha@gmail.com pun tak ketinggalan kebanjiran email yang masuk, dan sesuai dugaan sebelumnya bila OCD akan memicu kontroversi telah terbukti. Ada beberapa email yang setuju metode diet OCD namun tak sedikit juga yang menganggap bahwa OCD adalah kebohongan yang di-blow up sehingga terlihat seperti sebuah kebenaran. Sebagai penulis, saya tidak akan menyorot persoalan pro dan kontra mengenai OCD melainkan isi pesan beberapa email yang menginginkan saya untuk mencoba melakukan metode diet ini dan melakukan review. Bagaimanapun soal pro dan kontra mengenai metode diet (seeprti atkins diet, zona diet, south beach diet dll ) akan selalu ada dan itu bukan porsi saya untuk memberi pernyataan benar atau salah, tapi tantangan mencoba diet OCD betul-betul menarik perhatian saya.

Oke sebelum saya memulai metode diet Obssesive Corbuzier’s Diet, ada baiknya saya menyebutkan profil saya.

Pengambilan Data 31 Maret 2013 7 April 2013 9 Juli 2013 7 Agustus 2013
Tinggi (cm) 170 170 170 170
Berat Badan (kg) 72 65 62 60
Kandungan Lemak (Body Fat) (%) 22 19 17 14
Metode Diet Tidak South Beach Level 1 Low Carbo High Protein Low Carbo High Protein
Metode Latihan Beban Beban Moderat Beban Moderat Cenderung Tinggi 12 Minggu Kris Gethin 12 Minggu Kris Gethin (3 Minggu Terakhir)
Cardio Tidak Tidak 25 Menit Setiap Pagi dan Malam 25 Menit sebelum berbuka dan Malam
Catatan Melakukan puasa dibulan Ramadhan

Dari tabel diatas, bisa dilihat bahwa saya pada tanggal 31 Maret 2013 memiliki kondisi tubuh yang tidak fit walaupun belum masuk kategoti obesitas dan saya yakin kasus saya juga banyak dialami orang lain (heii…. Ukuran celana saat saya itu di ukuran 33 dan mau melompat ke 34, saat ini sudah kembali normal di 31). Sebelum mengenal metode Obsessive Corbuzier’s Diet, saya telah mencoba metode South beach diet level 1 dan Low Carbo High Protein Diet yang ternyata memberi hasil bagi saya. Hanya karena beberapa email menantang saya untuk melakukan metode Obsessive Corbuzier’s Diet,, maka saya akan coba. Kondisi dan situasi yang saya alami hampir mirip dengan kondisi dan situasi Deddy Corbuzier sebelum melakukan Obsessive Corbuzier’s Diet, yaitu kondisi Deddy Corbuzier sudah melakukan metode diet lain dan melakukan latihan beban; dan situasi Deddy Corbuzier saat itu akan mengisi sebuah acara TV dan harus membuka baju.

Oke langsung saja………….

Percobaan Pertama

Pengambilan Data 8 Agustus 2013, Jam 10 Malam 9 Agustus 2013, Jam 5 Pagi
Tinggi (cm) 170 170
Berat Badan (kg) 60 60
Kandungan Lemak (Body Fat) (%) 15,7 15,7
Aktivitas Latihan Beban OFF OFF
Jam Makan Terakhir 8 Agustus 2013, Jam 9 Malam -
Rencana Jam Makan Siang 9 Agustus 2013, Jam 12 Siang
Catatan Perjalanan Mudik Semarang-Yogja menggunakan mobil pribadi

Catatan Tambahan: Dengan jadwal makan malam terakhir di jam 9 malam dan makan siang jam 12 siang, maka rencananya menggunakan pola puasa 16 jam dengan waktu makan 8 jam.

Kenyataan dilapangan:

Seperti biasa, saya mengawali hari pada pukul 05.00 WIB dengan mengkonsumsi kopi hitam ditambah gula pengganti (5 kalori) sebelum melakukan cardio menggunakan sepeda statis selama 25 menit dan twins sebanyak 200 kali kemudian dilanjutkan persiapan mudik Semarang-Yogja. Pada pukul 07.00, saya sudah di jalan dan posisi di jalan keluar tol bawen. Kondisi perut sudah mulai memberontak alias lapar, tindakan pertama saya adalah banyak minum air putih (pelajaran dasar mencegah lapar hehehe…). Dari pukul 07.00 s.d 08.00 saya berusaha menahan lapar dan mengalihkan fokus pada jalan, saya kemudian teringat sebuah email dari rahma yang isi pesannya menyatakan bahwa rahma saat melakukan OCD dan menghindari sarapan pagi memiliki keuntungan tambahn berupa kemampuan mengendalikan emosi dengan baik, namun sayangnya ini tidak berlaku bagi saya. Alhasil dengan keadaan menahan lapar (10 jam belum makan) ditambah kondisi jalan yang macet total, berimbas emosi saya naik turun. Akhirnya pada pukul 08.00 (11 jam tidak makan) saya menyerah, dan memakan makanan yang seharusnya dijadikan bekal makan siang.

Hasil percobaan pertama

Pengambilan Data 9 Agustus 2013, Jam 10 Malam
Tinggi (cm) 170
Berat Badan (kg) 60
Kandungan Lemak (Body Fat) (%) 15,7

Kesimpulannya: pada percobaan pertama, saya gagal berpuasa 16 jam dan hanya mampu menyelesaikan 11 jam saja. Pengambilan data pada jam 10 malam menunjukan tidak adanya perbedaan.

Lalu? Harus diakui, pada percobaan pertama penyebab kegagalan saya adalah keadaan lapar. Bila agus dalam emailnya menyatakan bahwa dengan menghindari sarapan pagi, beliau mampu menahan lapar sampai dengan jam 12 maka hal tersebut tidak berlaku bagi saya. Namun rasanya tidak adil mengatakan bahwa OCD merupakan metode gagal hanya dari percobaan pertama.

Percobaan Kedua

Pengambilan Data 9 Agustus 2013, Jam 10 Malam 10 Agustus 2013, Jam 4 sore
Tinggi (cm) 170 170
Berat Badan (kg) 60 60
Kandungan Lemak (Body Fat) (%) 15,7 15,7
Aktivitas Latihan Beban OFF Latihan kaki dengan metode DTP
Jam Makan Terakhir 9 Agustus 2013, Jam 8 Malam -
Rencana Jam Makan Siang 10 Agustus 2013, Jam 9 pagi
Catatan - -

Catatan Tambahan: untuk menghindari kegagalan pada percobaan pertama, maka saya mengubah pola puasa. Bila sebelumnya mematok target pola puasa 16 jam, makan pada percobaan kedua saya menurunkannya menjadi pola puasa 13 jam sehingga waktu makan terakhir di jam 8 malam dan jam makan siang jam 9 pagi.

 Kenyataan dilapangan:

Kali ini saya berhasil menyelesaikan pola puasa 13 jam bahkan ada kelebihan 30 menit karena saya baru makan di pukul 09.30. Aktivitas pagi saya tidak berbeda dari hari pertama yaitu, pukul 05.00 mengkonsumsi kopi dengan gula pengganti dan cardio 25 menit. Yang membedakan dengan hari pertama, pada pukul 10.00 saya melakukan aktivitas latihan beban dengan metode DTP. Mengapa DTP? Deddy Corbuizer menyatakan bahwa beliau melakukan program latihan ala murid shaolin sebagai pelengkap metode Obsessive Corbuzier’s Diet, dan berdasarkan pengamatan saya metode DTP memiliki tingkat fisik yang menyerupai program latihan murid shaolin (Perkiraan ini saya ambil, karena saat artikel ini ditulis, Deddy Corbuzier belum memberitahukan metode latihan beliau dan perkiraan saya didasarkan dari latihan master shifuyanlei)

Hasil Percobaan Kedua

Pengambilan Data 10 Agustus 2013, Jam 5 Sore
Tinggi (cm) 170
Berat Badan (kg) 60
Kandungan Lemak (Body Fat) (%) 15,7

Kesimpulan: Walaupun pada percobaan kedua saya berhasil menyelesaikan pola puasa 13 jam, namun pada tabel diatas menunjukan tidak ada perubahan yang berarti. Berat badan saya masih di posisi 60 kg dengan kandungan lemak di posisi 15,7 %. Oh ya, pada hari kedua saya tidak merasakan lapar dan emosi yang lebih stabil namun sayangnya saya mengalami pusing. Bisa jadi ini berhubungan dengan darah rendah saya.

Lalu? Sementara ini percobaan pertama dan kedua saya posting terlebih dahulu sebagai jawaban dari tantangan rekan-rekan. Saya akan melanjutkan tantangan sampai 10 hari kedepan, bila sampai hari ke-sepuluh tidak ada perubahan pada kondisi kandungan lemak saya maka secara sepihak saya akan mengakhiri percobaan ini.

BERSAMBUNG…….

Ingin mengetahui lebih banyak mengenai:

OCD, bisa ketik di: Obsessive Corbuzier’s Diet

Metode Latihan DTP, bisa ketik di: Dramatic Transformation Principle

Siapa Master shifuyanlei?, bisa cari di goggle (hehehe….)

Obsessive Corbuzier’s sebuah Diet Shaolin ala Deddy Corbuzier

Sering melihat serial talkshow hitam putih yang di pandu oleh Deddy Corbuzier? Apakah akhir-akhir ini melihat perubahan fisik pada Deddy? Bila iya, berarti Anda sama dengan saya dan inilah yang mendorong saya untuk mencari tahu rahasia dibalik transformasi Deddy Corbuzier.

Pencarian saya akhirnya berlabuh pada sebuah website, pada web tersebut berisikan penjelasan mengenai diet Deddy Corbuzier yang dinamakan Obsessive Corbuzier’s Diet. Terlepas dari web tersebut benar berasal dari Deddy Corbuzier atau hanya sekedar “meminjam” nama besar beliau, teknik diet dan pemaparan yang tertulis di web tersebut menarik untuk di bahas lebih lanjut. Ada beberapa penyataan dari Obsessive Corbuzier’s Diet yang kelak mengundang kontroversi di kalangan fitness mania dan penggila diet.

Apa Itu Obsessive Corbuzier’s Diet

Obsessive Corbuzier’s Diet di klaim merupakan diet para murid shaolin, dimana metode diet ini di fokuskan pada pola puasa (membatasi waktu makan) dan menghindari sarapan pagi. Pola puasa yang digunakan bukan seperti pola puasa muslim, pada pola puasa muslim tubuh tidak mengkonsumsi makanan dan minuman mulai fajar sampai terbenamnya matahari (di Indonesia berarti menahan lapar dan dahaga selama 13 jam) sedangkan pada Obsessive Corbuzier’s Diet waktu puasanya adalah 16 jam, 18 jam,  20 jam bahkan 24 jam. Pada puasa Obsessive Corbuzier’s Diet, pelaku diet masih diperbolehkan mengkonsumsi minuman dengan syarat 0 kalori.

Yang menarik pada Obsessive Corbuzier’s Diet, tidak ada pantangan apapun dalam mengkonsumsi makanan di waktu makan sehingga Obsessive Corbuzier’s Diet cocok bagi pelaku diet yang tidak dapat menghindari gorengan, santan dan makanan junk food lainnya.

Sebagai ilustrasi

Untuk puasa 16 jam: waktu makan adalah 8 jam pada jam 12 Siang maka diet dimulai dari dari jam 8 malam sampai dengan jaman 12 siang dan harus tanpa makan pagi.

Untuk puasa 18 jam: waktu makan 6 jam pada jam 12 maka diet dimulai dari jam 6 sore sampai dengan jam 12 siang tanpa makan pagi.

Ilustrasi diatas menggunakan ketentuan waktu makan dimulai jam 12. Pada kenyataannya, waktu makan dimulai minimal 3 jam setelah bangun tidur. Sehingga dengan asumsi bangun tidur jam 5 pagi maka bisa jadi waktu makan dimulai jam 9 atau jam 10 pagi.

Apa yang menarik dari Obsessive Corbuzier’s Diet ini?

  1. Waktu puasa yang berkala diawali 16 jam, 18 jam,  20 jam sampai dengan 24 jam.

Mengapa ini berhasil? Dengan puasa berarti memaksa tubuh dalam keadaan rendah insulin, artinya tubuh menggunakan energi dari lemak untuk menjamin kelangsungan hidup bukan dari energi gula.

Mengapa ini gagal? Saat puasa pada bulan ramadhan berlangsung, justru yang terjadi kenaikan berat badan bagi pelaku puasa. Hal ini disebabkan aksi balas dendam saat berbuka (waktu makan) sehingga banyak kalori yang masuk ditambahi kualitas makanan yang buruk seperti makanan yang digoreng, bersantan dan terlalu banyak gula. Sehingga yang menjadi fokus adalah memperbaiki kualitas makan terlebih dahulu baru berpuasa bukan sebaliknya.

  1. Menghindari sarapan pagi

Pro: Obsessive Corbuzier’s Diet mengklaim bahwa tidak sarapan pagi lebih baik dari pada tidak makan malam karena sarapan pagi bukan kegiatan alami manusia. Sebagai ilustrasi, bahwa anak-anak secara alami menghindari sarapan pagi dan justru anak-anak yang teratur sarapan pagi karena paksaan dari orang tua mereka. Klaim Obsessive Corbuzier’s Diet didasarkan pada penelitian Doktor Javier “Dalam rangka untuk menurunkan lemak tubuh kita perlu menggunakan lebih banyak lemak untuk energi… meningkatkan jumlah total energi yang kita habiskan, dan proporsi yang lebih besar dari energi ini berasal dari pembakaran lemak yang ada jika latihan dilakukan setelah puasa semalam tanpa sarapan. “

Kontra: salah satu penelitian manfaat sarapan pagi untuk anak disimpulkan bahwa anak yang melakukan sarapan pagi memiliki daya konsentrasi saat belajar dan beraktivitas, mendapatkan energi yang lebih saat bermain, terlihat aktif saat melakukan aktivitas, mampu melakukan segala hal dengan baik dan benar, terlihat ceria saat berada di sekolah, tidak mudah mengantuk dan lemas. (waryono, 2010, h7)

  1. Dapat memakan apa aja di “waktu makan”.

Mengapa ini berhasil? pada saat “waktu makan “ Obsessive Corbuzier’s Diet tidak membatasi kualitas makanan termasuk tidak membatasi kalori yang masuk. Asal jangan mendadak menjadi rakus dan gila memakan semuanya.

Mengapa ini gagal? Perlu diperhatikan adalah rumus kalori masuk harus lebih kecil dari kalori yang keluar, kalori yang berlebihan di dalam tubuh akan disimpan sebagai lemak. Sebagai contoh aksi balas dendam saat berbuka puasa menjadi penyebab kenaikan berat badan saat bulan ramadhan belum lagi ditambah aksi balas dendam saat lebaran.

Rekomendasi:

Membatasi waktu makan dan mengurangi porsi makan pada kenyataanya merupakan tindakan pertama yang dilakukan oleh seorang awam yang mengalami kenaikan berat badan dan obesitas dan juga rekomendasi utama yang diberikan kepada seseorang yang memiliki timbunan lemak di perut. Hal ini menjadikan Obsessive Corbuzier’s bukan hal baru. Seperti metode diet lain, atkins diet, zona diet, south beach diet dll Metode Obsessive Corbuzier’s dengan metode ekstrim puasa 24 jam bisa dijadikan sebuah pilihan mengingat satu metode diet belum tentu cocok dengan semua orang.

Namun yang harus diperhatikan:

  1. Saat melakukan Obsessive Corbuzier’s, Deddy Corbuzier bukan seorang pemula. Beliau telah melakukan aktifitas latihan beban dan metode diet lainnya. Hal ini memungkinkan Obsessive Corbuzier’s lebih berhasil pada beliau.
  2. Sebelum memutuskan mengikuti Obsessive Corbuzier’s ada baiknya meminta saran ahli gizi.

Update….

Karena banyak yang meminta reviewnya maka saya berusaha untuk diet OCD,

Silahkan di cek  http://oerdha.wordpress.com/2013/08/10/tantangan-obssesive-corbuziers-diet/