Fakta dan Kontroversi Obsessive Corbuzier Diet

Saatnya kita berbicara tentang Fakta dan Kontroversi mengenai OCD alias Obsessive Corbuzier Diet. 2 posting terdahulu telah membahas mengenai apa itu Obsessive Corbuzier Diet (http://oerdha.wordpress.com/2013/08/04/obsessive-corbuziers-sebuah-diet-shaolin-ala-deddy-corbuzier/) dan sedikit review dari pengalaman saya menjalankan OCD. Nah kali ini dengan semangat BELAJAR (open mind), kita akan membahas OCD dari sisi kontroversinya sekaligus mengungkap kenyataan bahwa OCD tak semudah yang dibayangkan.

Saya teringat kata-kata Deddy Corbuzier saat itu, “Di zaman koboi, kalo kita berbicara mengenai besi dengan berat berton-ton bisa melayang diangkasa pasti kita dianggap gila. Sekarang kita menganggap normal hal itu yang kita sebut pesawat” artinya pengetahuan tidak akan habis.. hadapilah.

Fakta

  • Obsessive Corbuzier Diet bukan hal yang baru

Pada tahun 2006 atau 2007 saya lupa tepatnya, dunia bodybuilding amerika gempar seperti yang terjadi di Indonesia saat ini. Ada satu metode diet yang ditawarkan oleh Ori Hofmekler yang memicu kontroversi dikalangan bodybuilding kala itu. Metode itu disebut intermittent fasting namun lebih dikenal dengan sebutan Warrior Diet. Seperti apa Warrior Diet itu? Yup persis sama dengan Obsessive Corbuzier Diet.

Pada warrior diet terdapat 2 periode makan yaitu periode undereating (kalo OCD menyebutnya sebagai puasa) dan periode overeating (OCD menyebutnya jendela makan) plus dengan dilarang sarapan pagi.

warriordiet

Dugaan saya, Deddy Corbuzier saat melakukan riset mengenai puasa ala shaolin menemukan banyak hal pada metode diet ini yang mampu menjawab segala pertanyaan beliau. Lalu mengapa namanya sekarang menjadi Obsessive Corbuzier Diet? Silahkan tanyakan pada Deddy sendiri.

The Warrior Diet

Lalu bagaimana perkembagan Warrior Diet? cek aja ya di goggle hehehe…

  • Obsessive Corbuzier Diet bisa memasukan apa saja tanpa memikirkan kalori

Awalnya di ebook edisi 1.2, Deddy memperbolehkan memakan apa saja asal tidak rakus saat di jendela makan dan boleh mengkonsumsi rendah kalor di saat puasa. Namun di ebook edisi 3, Deddy menyarankan mengkombinasikan antara makanan sehat dan junk food termasuk melarang kalori yang masuk selama berpuasa.

Mengapa bisa terjadi perubahan? Dugaan saya adalah penyempurnaan metode.

Faktanya menurut Dr. Fredy Wilmana, hal yang terpenting dari diet adalah pengaturan kalori.

  • Obsessive Corbuzier Diet bisa berhasil tanpa olahraga

Ini dia biang keroknya, entah bagaimana orang memiliki persepsi bahwa Obsessive Corbuzier Diet adalah diet tanpa olahraga! Banyak email yang masuk yang mengatakan bahwa mereka terbebas dari “kegiatan fisik yang tidak menyenangkan” (-_-). Pembenaran dari hal ini berdasarkan kutipan dari ebook versi 1.2 yaitu PERUT DI BUAT DI PERUT BUKAN DI GYM.

Kalian tahu? Hampir setiap email yang masuk berisikan rasa syukur bahwa tidak perlu berolahraga lagi karena ada Obsessive Corbuzier Diet membuat saya frustasi. Beruntung di ebook versi 3, Deddy memberi fokus lebih pada latihan beban metode HIT dan tekniknya yang disebut O7W.

Faktanya adalah setiap metode diet dengan fokus fat loss akan lebih efektif bila dikombinasikan dengan latihan angkat beban. Jadi jangan pake alasan apapun lagi untuk menghindar dari latihan angkat beban.

  • Tidak adanya komitmen

Banyak email yang diterima oerdha menyatakan ketertarikannya mengenai Obsessive Corbuzier Diet dan ingin segera memulai metode diet namun kenyataannya sering sebuah metode diet tidak memberi hasil alias gagal lebih disebabkan karena tidak adanya komitmen dari pelaku diet. Sayangnya, setelah gagal diet seseorang cenderung akan menyalahkan bahwa metode dietnya salah dibandingkan mengintropeksi diri.

Jadi teringat om Andik dan Bude Ira nih (Ayo alasan apa lagi!)

Kontreversi

  • Tidak ada menu sarapan alias skipping breakfast.

Pro; Beberapa email mendukung hal ini dengan menceritakan pengalamannya saat bekerja terpaksa tidak sarapan namun hal ini justru membuatnya tidak lapar sampai dengan jam makan siang atau ada juga email yang mengklaim bahwa dengan sarapan menyebabkan mulut sudah mencicipi glukosa yang justru memberi reaksi lapar.

Kontra: sedangakan email yang menentang menceritakan pengalaman shaum (puasa) dibulan ramadhan memberikan efek lemas dan tak bertenaga, ada juga email yang mengatakan bahwa walaupun sering shaum (puasa) senin-kamis tetap saja efek lemas dan tidak bertenaga selalu menyerang.

Kesimpulannya? Ini semua sugesti.

Harus diakui, penelitian mengenai manfaat sarapan lebih banyak dibandingkan penelitian mengenai keburukan sarapan. So.. saya ambil jalan tengah saja, adakah ahli nutrisi pendukung OCD yang ingin melakukan penelitian mengenai keburukan sarapan? Bila ada mohon sharing ya.

  • Makan apa aja tanpa perlu memikirkan kalori

Awalnya Deddy Corbuzier tidak merinci apa yang disebut dengan “makan apa saja di jendela makan asal tidak rakus” nah hal ini membuat beberapa calon pelaku diet bingung dan terpaksa bertanya kepada saya (nah loh,,,). Pertanyaan yang sering ditanyakan adalah “makanan apa saja itu berarti makan sembarangkan? Dan beberapa kali makan yang tidak disebut rakus?” hal ini pulalah yang membedakan OCD dengan warrior diet, pada warrior diet untuk urusan makanan tetap dijaga kualitasnya.

Kontra: Ingat pepatah ini? Training is easy but eating clean is hard. Artinya menjaga kualitas makanan lebih susah dibandingkan dengan latihan. Dengan memasukan semua makanan tidak sehat berarti anda memasukan sampah kedalam tubuh. Lalu tanpa menghitung kalori? Bagaimana mungkin diet ini berhasil bila kalori yang masuk lebih besar dibandingkan dengan keluar? Woi ini akan jadi timbunan lemak.

Dr. Fredy Wilmana, salah satu tamu yang diundang oleh Deddy dalam hitam putih sesi OCD menyebutkan bahwa yang terpenting dari diet adalah pengaturan kalorinya. Singkatnya kalori harus seimbang antara yang masuk dan keluar.

So pada ebook versi 3 Deddy menyarankan mengkombinasikan antara makanan sehat dan junk food termasuk melarang kalori yang masuk selama berpuasa.

Saran saya: bila Anda memilih metode OCD, ada baiknya bila sudah berpengalaman dengan makanan sehat ya lakukan OCD dengan makanan sehat sedangkan bila Anda belum sanggup untuk memakan makanan sehat dan ingin menikmati hidup (alasan paling banyak diutarakan) gunakan pedoman TIDAK BOLEH RAKUS.

Kesimpulannya..

Daripada ribut membahas mana yang salah, sebaiknya kita ilustrasikan bahwa metode diet adalah sepeda motor dan tujuan diet adalah tempat yang ingin kita datangi. So, daripada harus rebut memilih sepeda motor jenis dan merk apa untuk menuju tempat yang kita datangi. Bukankah yang terpenting rasa nyaman melakukan diet itu sendiri? Karena bagaimanapun kita adalah pribadi yang berbeda bukan..

Saya pribadi, telah mencoba OCD dan merasakan hasilnya seperti yang tertulis pada posting saya sebelumnya. Tapi apakah saya memilih OCD? Bagi saya diet adalah sebuah gaya hidup jadi selama saya makan pasti selalu diet karena hal itu pula saya lebih memilih menggunakan metode diet yang paling nyaman bagi saya yaitu kebutuhan kalori per harian saya dibagi menjadi 5-7kali makan.

Silahkan bagi teman-teman yang semula berdiet makan berkala, soutbeach diet atau food combination diet untuk beralih ke OCD atau sebaliknya. Toh, yang terpenting komitmen diet, latihan beban dan istirahat yang cukup pasti ada hasilnya.