Pesan Dari Kawan

Pada minggu siang, BB saya bergetar ada sebuah pesan dari kawan lama yang isi nya “Ternyata laut menyimpan sesuatu yang berbeda“….

Membaca sekilas, tidak ada hal yang luar biasa dari pesan ini.  Makna dari pesan ini pun terkesan kabur, meyimpan apa? kalopun laut itu beda, beda dari apa?. Beberapa menit saya pandangi pesan tersebut, semakin saya coba memahami semakin menuju kebingungan. Apa maksud dari pesan ini?

Kemudia saya balas balik pesan tersebut “Kenapa mas bro, ada kejadian apa di Tarakan? hingga ada pesan sarat makna. Kerjaan amankan?”

Dia membalas “Gw di Derawan bos, habis snorklingan nih…  Lo harus kesini bos, ajarin nyelam gw ya.” Belum sempat saya membalas, dia sudah mengirim pesan lagi “Benar kata lo, laut menyimpan sesuatu yang berbeda”. Membaca dua pesan tersebut, saya hanya tersebut dan hanya mampu membalas “Yup betul”

Kawan saya, Taufik Indra, seorang kawan lama saat saya masih aktif mendaki dan kegiatan SAR. Masih segar dalam ingatan saya, saat pertama kali tersesat di gunung merbabu  dan di gunung ungaran hanya karena salah membaca peta hehe.. atau saat melakukan evakuasi di beberapa tempat. Walau, akhirnya saya memilih SAR  Laut dan dia tetap di SAR darat.

Laut memang telah mengalihkan perhatian saya dari pesona mendaki gunung, berawal seorang bocah penggila gunung  menjadi seorang penyelam. Dan orang pertama yang protes pada saya saat itu adalah, Taufik. Alasan protesnya sih sederhana, tidak ada kawan gila lagi yang mau makan mie dan minum secangkir kopi di puncak gunung. wkwkwkwk..

Beberapa kali saat trip ke kekarimunjawa atau ke bunaken, Taufik selalu saya pengaruhi untuk ikut dan mencoba sensasi menyelam.. Dasarnya Taufik punya trauma dengan air, dia selalu menolak ajakan saya. Trauma yang didapatkan taufik saat harus melakukan penyeberangan basah dan dia terseret derasnya sungai, beruntung saat itu saya bereaksi cepat dengan memegang tali jiwanya (ayo apa ini?). Semenjak itu, taufik takut air .

Sebenarnya ketakutan Taufik sangat saya pahami, karena saya ada di saat trauma itu tercipta tapi namanya juga kawan saya ingin dia merasakan sensasi yang saya rasakan..

 

ah itu cerita lama yang hampir terlupakan oleh saya, sampai akhirnya pada minggu itu, 5 tahun berselang sejak ajakan menyelam itu.. akhirnya dia berani melaut..

Siapkan plan dan izin cuti besar, sepertinya bulan Mei 2013.. ada tempat yang perlu saya kunjugi bersama seorang kawan.

Catatan kecil: Saya masih mendaki loh, walau hanya di desa terakhir memonitoringpeserta didik menuju puncak heheheh… sama sajakan di gunungnya!

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s